Beranda » BERITA » Simulasi Pencoblosan di SMART-Pemilu KPU Kota Magelang
Senin, 07 Agustus 2017 - 11:57:30 WIB
Simulasi Pencoblosan di SMART-Pemilu KPU Kota Magelang
Diposting oleh : Administrator KPU Kota Magelang
Kategori: BERITA - Dibaca: 254 kali

 

Magelang, kpud-magelangkota.go.id- KPU Kota Magelang menerima kunjungan dari siswa-siswi SD Tunas Harapan dan SD Muhamadiyah 1 Alternatif Kota Magelang, Senin (07/08/2017) melakukan simulasi pencoblosan di SMART-Pemilu KPU Kota Magelang.

Sebanyak 72 siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) Bhakti Tunas Harapan  dan 75 siswa-siswi SD Muhamadiyah 1 Alternatif , secara bergantian mengunjungi SMART Pemilu KPU Kota Magelang sebagai tindak lanjut kerjasama KPU Kota Magelang dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang dalam rangka Pendidikan Pemilih bagi Pra Pemilih, terutama bagi siswa-siswi yang duduk di Sekolah Dasar/MI, untuk melakukan visitasi di SMART Pemilu Kota Magelang. SMART –Pemilu KPU Kota Magelang akan ramai dikunjungi pelajar SD/MI Se Kota Magelang setiap hari kerja Senin – jumat mulai tanggal 7 Agustus 2017 sampai dengan 9 Oktober 2017 sesuai dengan jadwal yang telah disusun oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang.

Pada awalnya siswa-siswi terlebih dahulu diperkenalkan dengan melihat Display konten SMART Pemilu, tentang data bersejarah perjalanan pemilihan umum (pemilu) di Indonesia, dari pertama diselenggarakan pemilu di Indonesia hingga Pemilu Tahun 2014 struktur organisasi KPU, pengenalan terhadap makna pemilu dan demokrasi serta tata cara memilih. Kemudian diajak melihat Diorama Tatacara Pemungutan dan Penghitungan Suara di Tempat Pemeungutan Suara. Selanjutnya masuk ke ruang audio visual untuk menyaksikan pemutaran film dokumenter pemilu serta berdiskusi tentang kepemiluan. Metode diskusi dengan para siswa-siswi, adalah dengan diberi kesempatan yang luas untuk bertanya seputar pemilu dan Demokrasi. Sebelumnya acara diawali dengan tanya jawab disertai pembagian door prize berupa souvenir bagi para siswa-siswi yang dapat menjawabnya.

“ Kenapa meja untuk kotak suara dibuat tidak tinggi ? tanya komisioner KPU, “ karena cocok untuk anak Sekolah Dasar ; jawab salah satu siswa SD Bhakti Tunas Harapan. Anak-anak begitu antusias saat diajak melakukan simulasi pencoblosan, ada yang menjadi petugas KPPS, sebagai pemilih, saksi dan Pengawas. “Kotak suara jangan diletakkan di tempat yang terlalu tinggi. Kalau diletakkan di atas meja atau kursi, maka tempat kedudukannya paling tinggi 35 centimeter sehingga pemilih dapat memasukkan surat suara yang sudah dicoblos ke dalam kotak secara mandiri tanpa harus dibantu petugas,” terang Komisioner KPU.

Ukuran TPS yang ideal adalah 8 x 10 meter dan jauh dari lokasi yang rawan bencana seperti banjir dan longsor. Selain itu penyandang disabilitas dapat dengan leluasa dan mandiri memberikan suara di bilik suara. Karena itu, meja yang terdapat dalam bilik suara sebagai tempat melakukan pencoblosan harus terdapat ruang di bawahnya setinggi satu meter sehingga pemilih yang menggunakan kursi roda dapat bergerak dengan bebas di dalam bilik suara.

 

 

 



0 Komentar :